PURWAKARTA, – Puluhan Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) bersama warga Desa Plered mengikuti sosialisasi Pencegahan,Pemberantasan,Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar oleh SatRes Narkoba Polres Purwakarta, di Aula Kantor Desa Plered, Kec Plered Kab Purwakarta. Sabtu, (13/7/2019).

Salah seorang Mahasiswi Unsika, Karlina (21), yang diketahui sedang melaksanakan KKN di Kec Plered tersebut mengaku bangga mendaptkan paparan dan pengetahuan tentang bahaya Narkoba secara langsung dari SatResNarkoba.

Terlebih dirinya mengaku prihatin melihat generasi saat ini terutama kaum milenial mengkonsumsi Narkoba.

”Kami sangat prihatin melihat pergaulan remaja saat ini, dan kenapa kami mengundang SatResNarkoba, karena yang jadi persoalan hari ini di masyarakat terutama remaja, yang menjadi penyebab rusaknya moral hingga melakukan kriminal itu disebabkan karena mengkonsumsi narkoba ” Kata Karlina.

Ditambahkan Karlina, pemahaman bahaya Narkoba itu penting tak hanya untuk remaja atau kaum milenial saja, para orang tua pun harus mengetahui nya, karena peran orangtua di dalam keluarga sangat berpengaruh terhadap pergaulan anak – anak nya.

”Dan pemberantasan Narkoba itu bukan hanya tugas polisi melainkan tanggung jawab bersama termasuk orang tua harus paham sehingga tidak kecolongan sama anaknya, maka dari itu dalam kesempatan ini kami pun mengundang orang tua di plered untuk hadir pada kegiatan ini ” jelas Karlina.

Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP Matrius melalui KBO Sat Res Narkoba Polres Purwakarta,Iptu Rudiyanto menjelaskan, peredaran Narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan.
Sasaran dari Narkoba bukan hanya orang dewasa saja, tetapi sudah merambah hingga siswa SMP, untuk itu pihaknya terus melakukan sosialisasi bahaya Narkoba kepada jenjang usia dari remaja hingga orang tua.

“Sasaran pengguna Narkoba saat ini sudah mulai membidik remaja ,bahkan hingga siswa SD. Bukan hanya diperkotaan, tetapi hingga ke desa-desa. Disini diperlukan peran orang tua,guru dan masyarakat untuk mencegah semakin bertambahnya korban penyalahguna Narkoba,’ kata Rudi.

Dalam kesempatan tersebut, antusias peserta sosialisasi bahaya Narkoba cukup besar, terbukti dari banyaknya warga dan mahasiswa yang bertanya kepada anggota Satres Narkoba seputar pencegahan Narkoba, termasuk mengenal ciri-ciri orang yang sedang terpengaruh obat-obatan dan semua jenis Narkoba.

This slideshow requires JavaScript.

Leave a Reply